Oleh: Haris Istanto | 22 Juli 2012

ANALISA BIAYA OPERASI MOBIL LISTRIK NASIONAL

Sehubungan akan munculnya Molina (mobil listrik nasional), marilah kita coba membuat analisa biaya operasi penggunaan Molina ini. Harga perolehan Molina ini diperkirakan antara Rp 200 juta sampai Rp 300 juta, menggunakan 36 buah baterai lithium ion seharga Rp50 juta, dengan kapasitas 21 kWh, sehingga mampu berjalan sejauh 130 kilometer dalam satu kali pengisian. Baterai mobil listrik ini dapat bertahan tujuh hingga delapan tahun atau dapat dilakukan 2.000 kali pengisian kembali. Baterai mobil ini dapat diisi kembali dengan cepat dengan waktu 30 menit, sementara untuk mengisi kembali sampai 100 % membutuhkan waktu 4 sampai 5  jam.

Biaya yang diperlukan untuk pengisian kembali baterai sampai penuh adalah 21 kWh x Rp 790,-/kWh = Rp 16.590,- dengan jarak tempuh sejauh 130 km, sehingga biaya operasi adalah Rp 127,62 dibulatkan Rp 128,-/kilometer, dimana perhitungan biaya ini masih belum memasukkan biaya penyusutan baterai.
Usia pakai baterai diperkirakan tujuh hingga delapan tahun atau 2.000 kali pengisian kembali, dengan demikian jarak tempuh selama usia pakai baterai tersebut adalah
2.000 x 130 km = 260.000 km, sehingga biaya penyusutan baterai adalah
Rp 50.000.000,-/260.000 km = Rp 192,31 dibulatkan Rp 192,-/kilometer.
Dengan demikian biaya biaya operasi molina adalah
Rp 128,- + Rp 192,- = Rp 320,-/kilometer.

Sebagai perbandingan apabila dipergunakan mobil dengan bahan bakar premium dengan pemakaian bahan bakar 10 kilometer/liter, dimana harga premium saat ini adalah Rp 4.500,- maka biaya operasi mobil adalah
Rp 4.500,-/10 = Rp 450,-/kilometer.
Dengan pemakaian sekitar 1.000 kilometer/bulan maka biaya operasi mobil adalah sebesar Rp 450.000,-/bulan sementara untuk molina memerlukan biaya sebesar Rp 320.000,-/bulan terdiri dari Rp 128.000,- untuk membayar listrik yang digunakan untuk mengisi kembali baterai mobil dan Rp 192.000,- ditabung untuk membeli baterai, supaya pada waktu nanti baterainya sudah tidak dapat dipakai lagi tidak semaput harus membeli baterai sebanyak 36 buah dengan total harga Rp 50.000.000,-

Referensi :
1. www.suarakarya-online.com
2. dutapersadappob.wordpress.com
3. prokum.esdm.go.id
4. www.hariansumutpos.com


Responses

  1. what a fabulous post this has been. never seen this kind of useful post. i am grateful to you and expect more number of posts like these. thank you very much.http://www.acertemail.com

  2. I just want to say I’m beginner to weblog and absolutely savored you’re web page. More than likely I’m going to bookmark your blog . You really have really good posts. Many thanks for revealing your web page.

  3. Serba-serbi mobil listrik putra petir
    http://kickdahlan.wordpress.com/tag/mobil-listrik/

  4. harga baterai 50 juta ??? itukan harga sekarang, kalo harga 7 atau 8 tahun lagi berapa ??? sepertinya menabung 192.000 untuk beli baterai masih kurang😦


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: