Oleh: Haris Istanto | 2 April 2011

DONOR DARAH PENDERITA DIABETIS

Saya adalah penderita diabetis  pada stadium ringan, dan saja minum obat Metformin 500 dengan dosis satu kali sehari setiap pagi hari. Selama kurang lebih dua tahun pemantauan yang saya lakukan secara rutin dua kali tiap minggu secara umum kadar gula darah saya maksimum antara 125-150. Belum menghatirkan memang, tetapi lebih baik berhati-hati agar tidak menjadi parah yang bisa berakibat fatal.
Sudah  kurang lebih satu tahun ini saya melakukan donor darah setelah mendapatkan penjelasan dari petugas PMI  bahwa penderita diabetispun diperkenankan melakukan donorkan darah dengan persyaratan tertentu yaitu selain memenuhi persyaratan umum juga kandungan gula darah puasa tidak boleh lebih dari 100 dan 2 JPP tidak lebih dari 120.

Seharusnya pada hari Kamis tanggal 17 Maret 2011 adalah waktunya untuk kembali melakukan donor darah, akan tetapi saya lupa dan baru ingat satu minggu kemudian yaitu pada hari Jum’at sore tanggal 25 Maret 2011. Karena kebetulan hari itu saya sedang berpuasa maka saya lakukan pengecekan kandungan gula darah puasa yang hasilnya adalah 109, sehingga melebihi batas yang diijinkan.
Malam itu saya berbuka puasa dengan takaran diet dan mulai berhenti minum obat. Hari Sabtu pagi sehabis olah raga rutin yaitu jalan kaki, gula darah saya cek lagi yang hasilnya adalah 87, berarti dibawah maksimum yang dijinkan. Karena hari itu saya tidak puasa maka perlu dicek kondisi gula darah 2 JPP, sehingga 2 jam sesudah sarapan saya lakukan lagi pengecekan kadar gula darah yang hasilnya adalah 132, berarti diatas batas maksimum yang diijinkan.

Pada hari Minggu dini hari sebelum makan sahur gula darah saya cek hasilnya adalah 104, pagi hari saya  tetap melakukan olah raga jalan kaki, dan pada  Minggu sore sebelum berbuka puasa saya lakukan cek gula darah lagi yang hasilnya adalah 82, namun dua jam sesudah berbuka puasa gula darah meninggkat menjadi 138, sehingga tidak dapat melakukan donor darah.

Biasanya saya melakukan olah raga cukup dengan jalan kaki, akan tetapi pada hari Senin pagi ini saya melakukan olah raga dengan berlari dengan harapan gula darah yang semalam meningkat dapat turun, namun hasil pengecekan sesudah olah raga hanya turun sedikit menjadi 125. Oleh karena itu sesudah menyapu halaman rumah sebagai jadual rutin untuk membuang kelebihan asupan kalori, maka pada hari itu saya tambah dengan mencuci mobil dan mencuci pakaian secara manual (tidak dengan mesin cuci).

Pada hari Selasa dini hari sebelum makan sahur gula darah saya cek hasilnya adalah 114, dan pagi itu saya tetap melakukan olah raga dengan berlari ditambah pekerjaan rutin menyapu halaman dan mencuci pakaian secara manual. Selanjutnya pada siang harinya gula darah saya cek kembali hasilnya adalah 81. Khawatir sesudah berbuka nanti gula darah akan meningkat drastis, maka sore hari itu juga saya melakukan donor darah yang sempat tertunda hampir dua minggu. Alhamdulillah.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: