Oleh: Haris Istanto | 30 Desember 2010

BAGAIMANA CARA KERJA PLTN?

Tenaga listrik adalah kebutuhan primer bagi manusia saat ini, baik untuk penerangan, peralatan rumah tangga, peralatan kantor maupun peralatan kerja/industri. Peralatan rumah tangga seperti pompa air, kipas angin, kulkas/freezer, air condition, setrika, mesin cuci, pesawat televisi dsb. Peralatan kantor seperti komputer, fotocopy, faxcimile dsb.
Kebutuhan tenaga listrik tidak bisa dipisahkan dari kehidupan modern saat ini sehingga apabila terjadi listrik padam maka seakan-akan dinamika kehidupanpun akan berhenti.


Sampai saat ini pembangkit tenaga listrik yang ada di Indonesia meliputi :

  • PLTD atau Pembangkit Listrik Tenaga Disel, adalah pembangkit listrik dimana electric generator digerakkan oleh motor disel.

  • PLTA atau Pembangkit Listrik Tenaga Air, adalah pembangkit listrik dimana electric generator digerakkan oleh turbin air yang mendapatkan suplai air dari bendungan, seperti pada bendungan Jatiluhur, bendungan Karangkates dsb.

  • PLTU atau Pembangkit Listrik Tenaga Uap, adalah pembangkit listrik dimana electric generator digerakkan oleh turbin uap (steam turbine) yang mendapatkan suplai uap dari ketel uap (steam boiler). Untuk menghasilkan uap yang diperlukan oleh steam tubine, boiler memanaskan air menggunakan bahan bakar berupa batu bara atau bahan bakar lain, seperti PLTU Suralaya, PLTU Paiton dsb.

  • Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (maaf disingkat apa saya lupa) adalah pembangkit listrik dimana electric generator digerakkan oleh turbin uap (steam turbine) yang mendapatkan suplai uap dari air yang diinjeksikan kedalam bumi dimana terdapat sumber panas bumi sehingga air tersebut berubah menjadi uap. Selanjutnya uap tersebut dialirkan ke-steam turbin sehingga dapat menggerakkan electric generator.

Meskipun telah dibangun banyak pembangkit-pembankit tenaga listrik seperti tersebut diatas, ternyata peningkatan kebutuhan tenaga listrik jauh lebih besar dibandingkan dengan peningkatan penyediaan tenaga listrik. Untuk mengatasi hal tersebut, pada saat ini PLN mulai melirik kemungkinan penggunakan PLTN atau Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir sebagai solusi seperti banyak dipakai oleh beberapa negara maju.
Pada PLTN terdapat reaktor nuklir yang menghasilkan panas (lihat gambar), selanjutnya panas tersebut diserap oleh oleh air dengan tekanan tinggi yang disirkulasikan kereaktor tersebut kemudian dialirkan kedalam steam generator (semacam boiler) untuk memanaskan air.
Akibat pemanasan ini maka temperatur air didalam steam generator akan meningkat sehingga pada tempreratur tertentu akan berubah menjadi uap dengan temperatur dan tekanan yang tinggi dan dialirkan kedalam steam turbine sehingga turbin dapat berputar.
Karena turbine dihubungkan dengan electric generator, maka ketika electric generator berputar dapat mengasilkan tenaga listrik, dan dengan sistim jaringan transmisi tenaga listrik dari PLTN tersebut didistribusikan keseluruh pelanggan.
Sementara itu uap air yang keluar dari steam turbine setelah memutarkan turbine dialirkan kedalam condensor untuk didinginkan sehinga kembali menjadi air dan dipompakan kembali kedalam steam generator.


Referensi :
http://www.freeinfosociety.com/


Responses

  1. Nice blog and nice post sob!😀
    Kunjungan balik dan kasih komen di postingan ane ya sob!

  2. nice post
    thanks infonya brow…

  3. thanks


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: