Oleh: Haris Istanto | 26 Mei 2010

MENYEMPURNAKAN ARAH KIBLAT BERDASARKAN BAYANGAN MATAHARI

Assalaamu a’laikum waroh matulloohi wabarokaatuh.

Menurut perhitungan Bapak T. Djamaluddin, Profesor Riset Astronomi-Astrofisika LAPAN, Anggota Badan Hisab Rukyat Kementerian Agama RI pada posting tanggal 15 April 2010 disitus  http://tdjamaluddin.wordpress.com/2010/04/15/menyempurnakan-arah-kiblat-dari-bayangan-matahari/, maka mulai hari ini Rabu 26 Mei sampai dengan hari Minggu 30 Mei 2010, pukul 16:18 WIB (09:18 UT/GMT) posisi matahari tepat berada diatas Ka’bah untuk daerah yang mengalami siang bersamaan dengan Mekkah (Indonesia Barat, Asia Tengah, Eropa, Afrika), dengan toleransi waktu plus/minus 5 menit masih cukup akurat.

Kesempatan ini dapat digunakan untuk menyempurnakan menentukan arah kiblat dengan berpedoman pada bayangan mataharidengan cara sebagai berikut :

  1. Pada waktu yang telah ditentukan tersebut yaitu pukul 16:18 WIB (toleransi plus minus 5 menit),  gunakan benda tegak, misalnya kusen pintu/jendela, dinding atau tali yang diberi pemberat kemudian digantungkan sebagai patokan.

  2. Pada waktu itu posisi matahari ditempat-tempat di Indonesia telah turun dari titik kulminasinya  lebih  dari 45º  diarah barat laut atau barat agak keutara (inilah yang akan kita cari), sedangkan pada waktu itu pula matahari tepat berada diatas Ka’bah/kiblat (tepat pada titik kulminasinya, sehingga disana masuk waktu Dhuhur).

  3. Dengan demikian kalau kita menghadap kebarat agak keutara (barat laut) maka bayang-bayang benda-benda tegak/vertikal didepan kita (seperti tali yang digantung dengan pemberat, tiang bangunan, kosen jendela/pintu, dinding dsb.) pada bidang datar/horisontal (seperti tanah, lantai dsb.) akan membentuk garis lurus yang tepat menuju kearah Ka’bah /kiblat.

  4. Selanjutnya beri tanda arah bayangan pada tanah/lantai tersebut, misalnya dengan menggelar sajadah dsb. Buat garis shaf baru berdasarkan arah yang telah ditentukan tersebut. Jangan ragu menyempurnakan arah kiblat demi kebenaran.

Demikian informasi Bapak Profesor T. Djamaluddin yang kami teruskan semoga bermanfaat. Billahittaufiq wal hidayah, tsumma ssalaamu a’laikum waroh matulloohi wabarokaatuh.


Responses

  1. Fatwa MUI ditunggu nich,untuk menunjukkan arah kiblat dengan dengan mempertimbangkan sudut untuk menyempurnakan ibadah kita.

  2. mas, masih kurang detail… saya masih kurang jelas menangkapnya….

    • Berikut ini saya perbaiki penjelasan saya, semoga lebih mudah difahami. Terima kasih.

  3. posting keren

  4. Info yang bagus. Apakah Kalimantan (selatan) masuk definisi Indonesia Barat, 9.18 gmt sekitar +7.5 jam waktu matahari (16.48) di Banjarmasin. Sepertinya terlalu sore untuk dapat bayangan yang baik. Mohon komentar balik

  5. Membaca artikel asli T. Djamaluddin, waktu yang dimaksud adalah waktu matahari setempat (bujur setempat) yang dapat dihitung beda waktu tepatnya terhadap gmt (bujur 0) Kesempatan mengamati sekitar 10 menit yaitu 5 menit sebelum pukul 9.18gmt sampai 5 menit setelahnya. Kesempatan yang bagus terutama untuk tempat dipulau sumatera khususnya daerah Serambi Mekkah

  6. berarti selama ini aranya melenceng dong..

  7. Berkunjung dulu, ntar baca lagi….srettt…ninggalin anak2 nih di kelas:mrgreen:

  8. Info yg bagus & perlu disebar luaskan. Simak posting terbaru kami :”TV, teman apa musuh?”.

  9. terima kasih diingatkan, memang sdh agak lama ditunggu2, dulu kan pernah baca dikoran (tgl kapan lupa) kalo saat2 itu (puncaknya hari jumat 28 mei) bisa dilakukan penentuan arah kiblat. sekali lagi trima kasih semoga tidak hanya rame memperbincangkan arah kiblat saja tetapi malah sholatnya jadi lupa . . . . he he he

  10. semoga di baca oleh pengurus masjid dan dilakukan perubahan arah kiblat dgn semestinya

  11. Kiranya informasi ini benar-benar bermanf’at untuk umat terutama kesempurnaan mereka dalam melaksanakan shalat. Syukran.

  12. Siip mas, tapi kalau bisa jangan kirim email masal, email anda sudah saya masukkan ke daftar SPAM
    kalau ingin pengunjung anda berlangganan artikel, pake feedburner aja

  13. Ide ‘elsatria music’ bagus, saya akan mulai memfilter email masal. Tanggapan untuk balasan: bahwa waktu mengamati adalah realtime matahari berkulminasi diatas ka’bah, sehingga bayangan benar mengarah ke ka’bah. Akan ada deviasi jki terlalu awal atau terlambat. Paling mudah lihat tayangan langsung sholat zuhur di mesjidil Haram tv saudi arabia, saat itulah realtime kulminasi matahari.

  14. Selain hari Jum’at Legi tanggal 28 Mei 2010 pukul 16.17 WIB, bisa juga dilakukan hari Jum’at Kliwon tanggal 16 Juli 2010 pukul 16.26 WIB. Jadi ada dua kali matahari tepat berada di atas ka’bah dalam setahun. Selamat mencoba!!

    http://www.pondokhati.wordpress.com

  15. info yg berguna.. Thanks..

  16. sy bingung mengapa sajadah di masjid tdk dirubah,benar saudaraku smg – mus ramai membicarakan arah kiblat malah lupa sholatnya..

  17. […] Menyempurnakan arah Qiblat berdasarkan bayangan matahari. […]

  18. […] 2. MENYEMPURNAKAN ARAH KIBLAT BERDASARKAN BAYANGAN MATAHARI […]


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: